Ayo…Menulis Gurat alias Puisi Tegalan….!

Menulis itu mudah,kata Arwendo. Menulis puisi juga mudah. Apalagi menulis Puisi Tegalan alias Gurat. Kata wong Tegal…sipil. Buktinya banyak orang2 Tegal yang pada pintar menulis gurat. Bahkan diterbitkan menjadi buku kumpulan gurat alias antoloji. Yang sulit itu menulis puisi seperti Chairil Anwar,Rendra,Taufik Ismail, Sutarji ,Sapardi Djoko Damono, Gunawan Mohamad dan penyair2 lainnya. Jadi…? Ya jangan menulis seperti mereka. Menulis saja seperti saya dan teman2 yang lain. Ambil kertas dan bolpoin,merenung sebentar,langsung tulis. Atau pakai handphone,seperti kalau kita sms-an. Lebih mudah (sulit) mana,menulis gurat atau menulis puisi ? Tergantung. Ada orang yang tidak pernah menulis puisi,tiba2 bisa menulis gurat. Banyak juga yang bisa menulis dua2-nya. Bisa menulis puisi dan gurat sekaligus. Misalnya Atmo Tan Sidik,Dwi Erry Santoso,Apito Lahire, Lanang Setiawan,Tambari Gustam dll.

Bagi Anda yang belum akrab dengan dunia puisi,berikut adalah pendapat orang2 pintar tentang per-puisi-an.

“Kata-kata adalah segala-galanya dalam puisi.Kata-kata tidak sekadar berperan sebagai alat penghubung antara pembaca dengan ide sang penyair, seperti kata-kata dalam bahasa sehari-hari, tetapi sekaligus sebagai pendukung imaji dan penghubung pembaca dengan dunia intuisi penyair.Hal inilah yang membedakanya dengan kata-kata dalam bukan puisi. Pengalaman puitik adalah sesuatu yang unik, dan keotentikannya hanya akan terjamin apabila penyair berhasil melahirkan bahasa yang unik.Ini bisa tercapai lewat eksperimen2 yang tekun……” (DR..Sapardi Djoko Damono,penyair dan Guru Besar Fakultas Sastra UI)
“Senikata (puisi) memang sesuatu yang aneh.Shklovsky,seorang formalis Rusia mengatakan bahwa ciri khas seni adalah the device of making it strange, sesuatu yang membikin aneh.Yang sederhana dijadikan aneh,yang mudah dipahami dirumuskan dengan berliku2,sehingga mengejutkan,bahkan mengelirukan.Maka itu banyak orang tidak suka puisi. Dalam sejarah sastra diseluruh dunia,dari jaman purba,ternyata manusia menciptakan puisi, dengan maksud,fungsi dan tujuan bermacam2 antara lain : keagamaan,sosial,individual.Justru “keanehan” menjadikan puisi mengesankan,sukar dilupakan,terpateri dalam ingatan. Dalam kebudayaan lesan justru puisilah cara pemakaian bahasa yang paling efektif untuk menyimpan tradisi yang berharga atau pengalaman yang hakiki dalam ingatan kolektif. Bukan sebuah kebetulan kalau wiracerita Homerus, kitab Veda dan Mahabharata, bahkan Al Qur’an sendiri diturunkan dalam bentuk puisi. Puisi adalah lumbung kekayaan rohani umat manusia. Diseluruh dunia,tidak ada bangsa atau suku bangsa yang tidak memiliki puisi….” ( Dr. A.Teew ,Kritikus Sastra)
Itulah pandangan orang2 pinter tentang puisi. Tapi Anda tidak usah pusing.Kalau Anda ingin menulis puisi atau gurat,tulis saja sesuai pandangan Anda sendiri.Setelah selesai menulis,terserah tulisan Anda mau diapakan.Dikirim ke media,diterbitkan sendiri,atau disimpan saja untuk dokumentasi pribadi,atau diposting di Blog.Ayooo…***

Iklan

About ccvcku

Hadi Utomo,Lahir di Kecamatan Subah ( Kabupaten Batang - Pekalongan) 26 Januari 1939. Sekolah Rakyat dibeberapa tempat,kemudian tamat SMP Negeri Brebes th.1954 dan SMA Bag.B/Negeri di Pekalongan yh.1958. Sempat kuliah di PTP (Perguruan Tinggi Publisistik) di Jakarta th.1960 selama beberapa tahun namun tidak tamat. Bekerja di pelbagai perusahan di Jakarta sampai tahun 1970.Kemudian pindah ke Palimanan (Kab.Cirebon) sebagai petani sampai tahun 1980. Tahun 1980 berpindah ke Tegal berganti profesi dibidang radio siaran swasta sampai sekarang. Sejak di SMA gemar menulis cerpen,puisi dan artikel.Tulisan-tulisannya banyak dimuat dimajalah dan surat kabar a.l.Kisah,Sastra,Horison,Merdeka,Abadi,Berita Minggu,Duta Masyarakat dll). Salah satu cerpennya dimuat di Kumpulan Cerpen Indonesia III (Gramedia ed.Setyagraha Hoerip,1986.Sampai sekarang masih giat menulis dibeberapa media lokal dan mengelola program radio sambil sesekali membuat jingle iklan dan lagu-lagu daerah Tegal. Motto Hidup : Berguna Sampai Tua

Posted on Januari 30, 2009, in Artikel. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: